Anda Mau Beli Nokia X6? Yakin?

Nokia X6 - cover

Kita tahu bahwa Nokia selama ini dikenal sebagai merek yang menyajikan ponsel-ponsel tangguh. Itu belum termasuk desain radikal yang bikin geleng-geleng kepala.

Tapi, itu dulu.

Sejak era smartphone, kesaktian Nokia perlahan sirna. Kilaunya kalah mentereng dari Samsung yang terlebih dulu menanamkan sistem operasi Android pada ponselnya dan iPhone dengan iOS-nya yang semakin hari semakin terintegrasi dengan MacOS. Nokia telat menyadari, bekerjasama dengan Android ketimbang Microsoft adalah pilihan yang seharusnya mereka ambil dari awal.

Setelah diakuisisi HMD (yang isinya adalah “orang-orang lama” Nokia), Nokia terus berbenah. Mereka terus mengejar berbagai ketertinggalan melalui produk-produk yang dikeluarkan. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah Nokia X6, di Indonesia dikenal sebagai Nokia 6.1 Plus.

Nokia X6 dianggap sebagai salah satu ponsel istimewa Nokia. Kalaupun tak pantas disebut istimewa, setidaknya ponsel satu ini berhasil menarik perhatian Anda untuk membaca tulisan ini, kan?

Desain Nokia X6

Mari kita mulai dengan pertanyaan ini; apa pesan yang mau Nokia tawarkan dari desainnya?

Saat BlackBerry lagi jaya-jayanya, saya ingat seorang teman membawa smartphone Nokia ke kelas. Kesan yang saya tangkap waktu itu adalah “Nokia ini laki banget. Tangguh!” Kesan itu mengingatkan saya pada desain kendaraan yang Batman gunakan, yaitu Batmobile pada trilogi the Dark Knight.

Kini, kesan itu mereka tinggalkan. Setidaknya menurut anggapan saya.

NokiaX6 - tampak depan dan samping

Nokia beralih dari “Batman” ke “Bruce Wayne”, tampil lebih eksklusif alih-alih galak. Lihat saja desain X6; bodinya dibungkus kaca!

Nokia sendiri mengklaim bahwa 95% bodinya ditutup kaca. Bikin takut nggak, tuh? Hehehe.

Nokia X6 - bodi kaca

Tapi rupanya kaca yang Nokia gunakan pada X6 adalah Corning Gorilla Glass 3. Jadi, nggak terlalu bikin jantungan kalau sewaktu-waktu ponsel ini loncat dari saku celana Anda. Atau tetap saja bikin jantungan?

Baca Juga :  Cek Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi 6 Pro Ini!

Selain kaca, material lain yang Nokia gunakan pada X6 adalah metal. Jadi, sepertinya Nokia memang ingin memberikan kesan elegan pada X6, sama elegannya dengan Bruce Wayne.

Layar Nokia X6

Nokia X6 punya layar dengan desain bingkai yang bisa dibilang tipis. Selain itu, smartphone ini juga punya notch alias poni pada bagian atasnya sebagai wadah buat meletakkan kamera depan. What can we say, semua ponsel sedang begitu. Nokia tampaknya ingin main aman dengan urusan layar.

Layarnya sendiri berbentang 5,8 inci dengan dukungan resolusi FullHD+ (1.080 x 2.280 piksel). Layar tersebut memiliki aspect ratio 19:9. Lumayan, lah.

Chipset dan CPU Nokia X6

Spesifikasi internal Nokia X6 boleh dibilang termasuk kelas menengah. Meski begitu, X6 sebenarnya punya mesin yang “galak”.

Tak percaya? Coba tengok chipset X6 yang diisi Qualcomm Snapdragon 636. Sementara itu, CPU Nokia X6 adalah Kryo 260 berkemampuan octa-core yang mampu menghadirkan kecepatan 1,8 GHz, setara dengan kemampuan CPU kelas atas Qualcomm, Snapdragon 835.

RAM Nokia X6

Nokia X6 sendiri hadir dalam dua varian, yakni

a. RAM 4 GB dengan media penyimpanan 64 GB
b. RAM 6 GB dengan media penyimpanan 64 GB.

Sayangnya, Anda harus puas dengan spesifikasi RAM dan ROM pertama, karena cuma itu yang mereka tawarkan untuk X6 yang resmi masuk ke Indonesia.

Selain itu, ada dua slot kartu yang digunakan; baik untuk konfigurasi 1 SIM Card + 1 memory card maupun konfigurasi 2 SIM Card sekaligus.

Nothing special, I guess.

Baterai Nokia X6

Sementara itu, baterai X6 punya kapasitas 3.060 mAh. Ia bisa diisi dayanya dengan memanfaatkan port USB-C. Kapasitas baterai ini tergolong besar untuk smartphone keluaran Apple, tapi relatif standar (bahkan mungkin agak sedikit) untuk ukuran smartphone Android.

Baca Juga :  Rekomendasi Laptop Terbaik 2018, Lebih Tipis Lebih Baik

Mudah-mudahan Nokia punya alasan tersendiri untuk hal ini.

Oh iya, ada teknologi pengisian daya super-cepat, Quick Charge 3.0. Qualcomm yang bertanggung jawab membuat teknologi ini mengklaim bahwa Anda bisa mengisi 50% daya perangkat hanya dalam waktu 30 menit.

Well, sepertinya itu alasannya. Ngejar cepet.

Kamera Nokia X6

Ini mungkin bagian yang paling lumayan dari Nokia X6. Ponsel satu ini punya dua kamera belakang; satu berukuran 16MP, sisanya 5MP. Tapi ini mungkin tak akan terlalu berpengaruh mengingat kita tidak berencana mencetak foto seukuran papan reklame.

Yang menarik (sekaligus keunggulan) dari kamera Nokia X6 adalah keduanya punya bukaan (aperture) berbeda. Kamera 16MP punya bukaan f/2.0, sementara kamera 5MP punya bukaan f/2.2. Jadi, kameranya relatif mumpuni digunakan dalam kondisi pencahayaan siang terik maupun remang-remang. Andai saja konfigurasi bukaannya f/1.8 dan f/2.2, wah joss banget deh ini ponsel!

Nokia X6 - 2

Oh, jangan lupakan pula teknologi giro-EIS yang mereka sematkan. Teknologi ini berguna untuk meminimalisir guncangan sehingga gambar yang kamu hasilkan nantinya tidak shaky. Fitur lain? Phase detection autofocus untuk kebutuhan foto depth of field Anda dan dual-LED dual-tone flash demi pencahayaan yang ciamik.

Di bagian depan, terdapat kamera 16 megapiksel dengan diafragma f/2.0. Lumayan, lah, buat selfie kala kondangan bareng mantan. Eh.

Bagaimana dengan harga Nokia X6?

Mahal?

Murah?

Dengan spesifikasi di atas (RAM 4 GB, ROM 64 GB), Nokia X6 dibanderol sekitar Rp3,4 juta. Harganya cukup masuk akal. Perkara mahal dan murah akan sangat bergantung pada situasi keuangan dan persepsi Anda sendiri, sih.

Jadi bagaimana, yakin mau beli Nokia X6?

Nokia X6 - 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *